Tampilkan postingan dengan label resensi buku agama. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label resensi buku agama. Tampilkan semua postingan

20/02/10

meraih ketenangan berfondasikan ma`rifatullah

0 comments

resensi ini dimuat di majalah Hidayah edisi 103/Maret 2010

Judul buku : Bayang-bayang Allah: Mengenal & Melihat Allah dengan Mata Hati
Penulis : Zen Muhammad al-Hadi
Penerbit : Zahra, Jakarta
Cetakan : Pertama, September 2009
Tebal buku : 152 halaman

Suatu hari Rasulullah ditanya seorang sahabat. “Ya Rasulullah kami telah banyak berdoa. Tapi kenapa doa kami tak dikabulkan?” Rasulullah pun menjawab “Sebab kalian berdoa kepada Tuhan yang tidak kalian kenal.”

Hadits nabi itu menegaskan bahwa mengenal Allah (ma`rifatullah) adalah kunci utama dari sebuah doa. Bahkan ibadah (baik itu shalat, haji maupun puasa) yang tidak disertai cinta dan ma`rifat kepada Allah, akan sia-sia. Secara syar`i memang bisa dikata sah, tapi ibadah itu akan jadi sebuah ritual yang semata-mata menggugurkan kewajiban, tak memiliki ruh. Tak meninggalkan bekas dan menimbulkan keberkahan. Hal itu tidak lain, karena ma`rifatullah adalah pengetahuan yang paling penting bagi seorang hamba.

Ironisnya, problem mendasar itu banyak dihadapi umat di zaman sekarang ini. Tak salah, jika Zen Muhammad al-Hadi prihatin melihat kondisi ini -di mana tak sedikit umat yang tergantung pada materi dan kekuasaan. Sementara, Allah yang sejatinya satu-satunya Dzat yang menjamin keselamatan di dunia dan di akherat justru “dikalahkan”. Bahkan, kita –jika mau jujur—mungkin mengenal Allah hanya dalan bentuk tulisan dan ucapan yang tak mampu mengantarkan kepada pengetahuan untuk mengenal Allah yang sesungguhnya.

Padahal, ma`rifatullah itu bukti keimanan seorang hamba. Lewat ma`rifatullah itu, seorang bisa memiliki cinta dan kerinduan pada Allah. Ibadah dijalani bukan karena pahala, melainkan cinta dan rindu kepada Allah. Hasil dari ma`rifatullah itu, hati akan tertanam keyakinan (iman) yang memperngaruhi instrumen hidup seorang. Maka orang bisa meraih ketanangan hidup karena ia tak lagi tergantung pada selain Allah, melainkan hanya pada Allah. Persoalan yang dihadapi pun akan diterima dengan lapang, karena ia yakin itu pilihan Allah terbaik dan akan mendekatkan dirinya kepada Sang Khalik.

Akhir kata, buku ini adalah buku yang bisa membangkitkan kesadaran pembaca untuk mengenal Allah lebih dekat. Tak rugi jika pembaca menjadikan buku ini sebagai referensi untuk mempertebal keimanan. (n mursidi)
Selengkapnya...

14/02/10

sejarah agung Nabi Besar Muhammad

0 comments

sinopsis buku

1. buku Nurul Musththofa (jilid 1): diawali dari perjalanan Nur Agung Beliau SAW dari sebelum adanya alam semesta hingga kelahiran Baeliau SAW yang dipenuhi dengan berbagai peristiwa dahsyat luar biasa yang menggetarkan alam malakut dan seluruh alam semesta

2. buku Nurul Mushthofa (jilid 2): Dari sejak kelahiran Beliau SAW, kemudian dalam asuhan Sayyidah Halimah yang penuh dengan berbagai keajaiban agung sebagai bukti perlindungan Allah SWT terhadap kekasih-Nya, hingga saat beliau SAW melaksanakan tugas dakwah suci menghadapi berbagai macam perlawanan dari orang-orang kafir, terutama saat menghadapi kekejaman orang-orang Thoif sampai Beliau SAW bermunajat di Hijir Ismail sebagai awal perjalanan suci Isra` Mi`raj

3. buku Nurul Mushthofa (jilid 3): mengisahkan perjalanan agung Isra` Mi`raj beliau menembus langit ke tujuh hingga Arasy yang penuh dengan aneka ragam keajaiban yang sangat dahsyat luar biasa hingga dialog langsung beliau dengan Allah SWT yang berisi tentang berbagai anugerah yang khusus dilimpahkan untuk umatnya. dan menerangkan secara gamblang tentang surga yang dipenuhi berbagai kenikmatan abadi dan keadaan neraka yang sangat pedih serta menerangkan tentang agungnya syafaat Beliau SAW.

Selengkapnya...

24/11/09

menyingkap rahasia dan keajaiban shalawat

0 comments

resensi ini dimuat di majalah Hidayah edisi 100/Des 2009

Judul buku : Shalawat Sapujagat
Penulis : Habib Ahmad bin Muhammad al Muhdar
Penerbit : Zahra Pustaka, Jakarta
Cetakan : Pertama, Agustus 2009
Tebal buku : 292 halaman

Shalawat Nabi SAW diyakini oleh sebagian besar umat Islam, memiliki kekuatan luar biasa, keajaiban serta bisa mendatangkan berkah yang konon tidak pernah diduga-duga. Tak salah, jika kiai di beberapa pesantren kerapkali menasehati santrinya untuk banyak-banyak membaca shalawat Nabi, semisal untuk mendatangkan rezeki berlimpah, keselamatan dalam perjalanan dan sejumlah hajat yang ingin diraih.

Maklum, shalawat nabi itu bukanlah sekedar bacaan shalawat serta salam tetapi merupakan jalinan cinta pada kekasih Allah. Amalan shalawat itu begitu agung, sampai-sampai Allah dan malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi sebagai tanda cinta, rahmat dan penghormatan. Tak disangkal, jika shalawat itu memiliki keajaiban dan diyakini sebagai amalan yang sungguh mujarab.

Rahasia di balik keajaiban shalawat itulah yang disingkap oleh Habib Ahmad bin Muhammad al Muhdar dalam buku Shalawat Sapujagat ini. Buku yang memuat berbagai shalawat sapujagat yang disusun sesuai huruf hijaiyah –mulai dari Alif sampai Ya—merupakan buku yang memuat berbagai shalawat sapujagat. Buku ini pun memiliki berbagai keistimewaan kalau dibandingkan dengan shalawat lain mengingat kandungan buku ini meliputi untaian-untaian shalawat yang mencakup metode keimanan, ideologi, keyakinan, panutan dan pendidikan akhlak yang mulia.

Lebih dari itu, untaian shalawat nabi yang terhimpun di dalam buku ini memuat berbagai shalawat sapujagat yang bisa dibaca untuk amalan yang mendatangkan berkah dan keajaiban; untuk segala kebutuhan mulai dari menarik rezeki, meminta terkabulnya hajat, terkabulnya doa/permohonan, menghapus dosa, mendatangkan ampunan Ilahi, menghilangkan penyakit, musibah serta meraih surga. Tidak salah, jika tak sedikit cerita menakjubkan dari orang-orang yang mengamalkan shalawat mendapat keajaiban.

Buku yang disusun dengan sistematis dan rapi dalam mengumpulkan “untaian-untaian” shalawat sapujagat ini dapat dikatakan sungguh menakjubkan. Hampir seluruh tatanan gubahan shalawat dalam buku ini, bisa dikata sungguh puitis. Karena itu, buku ini akan membimbing pembaca tidak saja sekedar menyingkap rahasia, keajaiban dan menjabarkan makna, hakekat serta manfaat besar shalawat nabi melainkan juga akan mengantarkan pembaca dapat mudah mengamalkan tips-tips meraih keberkahan hidup dengan bershalawat.

Dengan panduan dan tata cara yang praktis dan mudah diikuti, tentunya buku ini bisa membawa pembaca mendapatkan cahaya keagungan berkat kecintaan kepada nabi Muhammad. Akhir kata, buku ini layak menjadi bacaan yang kemudian diamalkan. (nur mursidi)
Selengkapnya...

17/08/09

Menyingkap Rahasia Ayat Kursi

0 comments

Resensi ini dimuat di majalah hidayah edisi 97 sept 2009

Judul buku : Rahasia Ayat Kursi
Penulis : Muhammad Alcaff
Penerbit : Zahra Pustaka, Jakarta
Cetakan : Pertama, Juni 2009
Tebal buku : 204 halaman

Ayat Kursi bukanlah ayat yang asing bagi umat Islam. Hampir semua umat Islam bisa dipastikan mengetahui dan mengenal ayat Kursi. Bahkan tak sedikit dari mereka itu kerap kali membaca ayat Kursi dan hapal di luar kepala. Maklum ayat Kursi menduduki posisi yang istimewa dan merupakan salah satu amalan yang paling agung dan mustajab dalam khazanah Islam.

Tetapi, tidak sedikit dari umat Islam yang sudah membaca berkali-kali dan hapal ayat Kursi tersebut bisa jadi tidak tahu akan rahasia dan keagungan yang dikandungnya. Padahal, dalam ayat kursi itu tersimpan berkah, keampuhan, dan keajaiban bagi umat Islam untuk bisa dijadikan sebagai obat dan bahkan sebagai solusi untuk memecahkan masalah atau problem kehidupan.

Keajaiban, keampuhan dan berkah dari ayat Kursi itulah yang coba diselami dan dibongkar Muhammad Alcaff dalam buku Rahasia Ayat Kursi ini. Sebab bagi penulis, ayat Kursi menyimpan rahasia yang bisa menjadi sebuah kunci, solusi dan jawaban dari sejumlah persoalan hidup dengan menjadikan ayat Kursi itu sebagai zikir.

Hal itu tidak lain karena ayat Kursi mengandung makrifat dan ilmu yang agung bahkan dalam. Makrifat yang dapat memancarkan berkah karena di dalam ayat tersebut terdapat makna tauhid yang murni yang diwakili oleh kalimat Allahu la ilaaha illa huwa (Allah, tiada Tuhan yang patut disembah selain Dia). Selain itu, dalam ayat Kursi itu juga menunjukkan akan kekuasaan dan kemandirian mutlak Allah, di mana seluruh asma Allah selain asma Zat-Nya kembali kepadanya (hal. 61). Tidak salah, jika ayat Kursi itu kemudian disebut-sebut sebagai penghulu al-Qur`an sebab merupakan ayat yang paling agung.

Dengan kandungan makrifat (tauhid), ilmu, tanda kekuasaan dan kemandirian Allah itulah, tidak mustahil jika ayat Kursi mengandung keajaiban dan bahkan mukjizat yang jika diamalkan bisa mengatasi berbagai masalah. Sebagaimana dijelaskan penulis, keagungan ayat Kursi itu ketika digunakan bisa mengatasi berbagai masalah, seperti bisa memudahkan rezeki, mengobati penyakit, menghilangkan kesedihan, menghindar dari bencana dan lain-lain.

Salah satu hadits nabi terkait keberkahan ayat Kursi adalah sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Ali bin Abi Thalib bahwa nabi Muhammad pernah bersabda, “Wahai Ali, engkau harus membaca ayat Kursi. Sebab dalam setiap huruf dari ayat Kursi itu terdapat seribu keberkahan dan seribu rahmat, di mana dengan membacanya engkau akan mendapatkan semua itu.”

Apa yang diungkap penulis seputar rahasia ayat Kursi tersebut didasarkan pada referensi khazanah keislaman. Penulis mengungkap rahasia “keagungan ayat Kursi” itu dari kumpulan hadits, riwayat dari para sahabat dan tabi`in bahkan pengalaman ulama-ulama besar. Bahkan, penulis “berani” menjamin kitab hadits dan tafsir yang dijadikan sebagai sandaran itu tergolong muktabar di kalangan umat Islam.

Dengan sandaran hadits dan riwayat itulah, tidak diragukan lagi jika rahasia ayat Kursi yang diungkap oleh penulis dalam buku ini bisa dijadikan sebagai buku pegangan untuk dibaca, kemudian dipraktekkan. (n mursidi)
Selengkapnya...

Toggle

Contributors